Blog

22 Oktober 2021

3 Jenis Makanan Tinggi Kolesterol yang Tetap Baik Dikonsumsi

foto : google

Banyak ahli kesehatan menyarankan kits untuk menjauhi makanan tinggi kolesterol.

Hal ini terjadi karena makanan kaya kolesterol dianggap sebagai pemicu naiknya kadar kolesterol dalam darah.

Kolesterol adalah zat lilin yang ditemukan dalam darah. Pada dasarnya, tubuh membutuhkan kolestrol untuk membangun sel yang sehat.

Akan tetapi, kadar kolesterol yang tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Kolesterol yang tinggi bisa memicu timbunan lemak di pembuluh darah. Hal ini bisa menghambat aliran darah ke seluruh tubuh.

Makanan kaya kolesterol yang bisa dikonsumsi

Meski demikian kita tak perlu sepenuhnya menghindari makanan tinggi kolesterol.

Sebab, beberapa makanan tinggi kolesterol juga membantu kesehatan tubuh dan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan kolesterol jahat dalam tubuh.

Berikut beberapa contoh makanan tinggi kolesterol yang baik dikonsumsi:

1. Telur

Kolesterol dalam telur mendapat reputasi buruk. Satu telur mengandung sekitar 60 persen dari nilai kolesterol harian, tetapi hanya mengandung delapan persen dari cadangan lemak jenuh tubuh.

Telur tinggi protein, rendah kalori dan mengandung vitamin B, zat besi dan nutrisi penangkal penyakit.

Jika Anda memang harus menjaga tingkat kolesterol Anda, pilihlah putih telur yang mengandung banyak protein tanpa kolesterol.

2. Makanan laut atau seafood

Beberapa jenis seafood lebih tinggi kolesterol daripada yang lain. Udang terkenal tinggi kolesterol, yang mengandung lebih dari setengah nilai harian Anda dalam setiap porsi 3 ons.

Namun, udang tidak mengandung lemak jenuh. Anda juga bisa mengkonsumsi kerang karena kerang merupakan sumber protein, vitamin B, selenium dan seng yang baik.

3. Daging tanpa lemak atau jeroan

Beberapa jenis daging tanpa lemak mengandung kolesterol tinggi tetapi rendah lemak jenuh.

Jenis daging ini misalnya hati, ginjal, jantung, dan babat, yang biasa kita sebut dengan nama jeroan.

Jeroan lebih baik dikonsumsi daripada Anda mengkonsumsi daging olahan atau daging kaya lemak.

Jeroan juga kaya akan jeroan kaya akan vitamin B12 dan folat.

Bahan makanan ini juga kaya akan mineral, termasuk zat besi, magnesium, selenium dan seng.

Jeroan juga kaya akan vitamin yang larut dalam lemak, seperti vitamin A, D, E dan K.

Selain itu, jeroan merupakan sumber protein, terutama protein hewani yang menyediakan asam amino esensial agar tubuh berfungsi efektif.

Sumber : kompas.com

GAYA HIDUP, Kesehatan

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • twelve + 11 =