Blog

5 Oktober 2020

4 Fakta Pneumonia pada Anak yang Perlu Diketahui Orang Tua

Ilustrasi: Pneumonia menjadi salah satu penyebab kematian terbesar pada anak. Ketahui beberapa faktanya agar orang tua dapat melakukan pencegahan. (Foto: istockphoto/vitapix)

Tak hanya pada orang dewasa, pneumonia juga menyerang kelompok anak. Pneumonia bahkan menjadi salah satu penyebab kematian terbesar pada anak di Indonesia dan dunia.

Sayang, hingga saat ini, masih banyak orang tua belum memiliki pemahaman yang cukup mengenai pneumonia pada anak. Banyak orang tua kerap menyalahartikan gejala pneumonia sebagai gejala flu biasa.

Ketidakpahaman orang tua tersebut membuat banyak anak tak mendapatkan perawatan yang seharusnya. Padahal, tanpa perawatan yang tepat, pneumonia dapat mengakibatkan komplikasi seperti kesulitan bernapas, infeksi aliran darah, penumpukan cairan di dalam paru, hingga kematian.

Ada beberapa fakta yang perlu diketahui orang tua mengenai penyakit radang paru-paru pada anak. Beberapa fakta diharapkan dapat membuat orang tua lebih waspada.

1. Penyebab kematian terbesar kedua pada balita

Berdasarkan data yang dihimpun dari UNICEF, lebih dari 19 ribu balita di Indonesia meninggal akibat pneumonia pada 2018. “Artinya, lebih dari dua anak di Indonesia meninggal setiap jamnya karena pneumonia,” tulis informasi dalam keterangan resmi Pfizer yang diterima CNNIndonesia.com

2. Gejala menyerupai flu

Gejala awal dari pneumonia meliputi sesak napas, nyeri dada, demam, batuk, dan kehilangan nafsu makan. Gejala-gejala tersebut kerap disalahartikan sebagai flu biasa.

Orang tua disarankan untuk tidak menunggu hingga anak terkulai lemas. Orang tua perlu waspada saat ritme napas anak menjadi cepat atau saat anak terlihat tidak nyaman ketika bernapas.

3. Menular lewat berbagai medium

Pneumonia disebabkan oleh berbagai agen mulai dari bakteri, virus, hingga jamur. Salah satu pneumonia yang paling umum adalah infeksi dari bakteri Streptococcus pneumoniae (pneumokokus). Agen tersebut dapat berpindah melalui udara saat batuk atau bersin, melalui darah termasuk saat persalinan, atau dari permukaan yang terkontaminasi.

4. Gunakan ‘AKAL’ Sehat untuk mencegah kematian akibat pneumonia

Orang tua dapat melindungi si buah hati dengan menjalankan empat langkah sederhana ‘AKAL’ Sehat untuk mencegah pneumonia. Awasi bahaya pneumonia, Kenali penyebab dan gejala, Ayo imunisasi PCV untuk mencegah, dan Lakukan pada usia 2, 4, 6 tahun serta 12-15 bukan untuk menjaga anak tetap sehat.

Imunisasi PCV merupakan cara paling efektif untuk melindungi anak dari pneumonia, khususnya yang disebabkan oleh bakteri.

Sumber : cnnindonesia.com

GAYA HIDUP, Ibu dan Anak

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • 1 + six =