Blog

13 Juni 2022

5 Efek Samping Terlalu Banyak Makan Ayam, Tingkatkan Kolesterol

foto : google

Sebagai salah satu bahan makanan yang paling disukai banyak orang, ayam sering dikonsumsi dengan berbagai macam olahan yang memiliki cita rasa lezat. Meski tinggi protein dan berbagai manfaat baik lainnya, nyatanya daging ayam punya berbagai efek samping juga jika dikonsumsi secara berlebihan.

Dilansir Web MD, memakan ayam dalam jumlah yang wajar bisa memberikan manfaat yang sehat seperti tulang dan otot yang kuat, suasana hati yang lebih baik, hingga membantu manajemen berat badan, dan kesehatan jantung.

Tetapi, makan ayam terlalu banyak bisa memberikan akibat negatif yang dirasakan oleh tubuhmu. Maka dari itu, bagi pecinta olahan ayam, kamu perlu ketahui apa saja sederet efek samping terlalu banyak mengonsumsi ayam di bawah ini, ya!

1. Keracunan makanan

Salah satu efek samping terlalu banyak makan ayam bisa menyebabkan keracunan makan. Dikutip New Vision, keracunan makanan bisa disebabkan dari kemungkinan adanya salmonella, campylobacter spp., hingga bakteri dan kuman lainnya pada ayam.

Nah, kamu perlu konsumsi ayam sewajarnya saja supaya kamu tidak merasakan keracunan makanan yang terasa tidak nyaman bagi tubuhmu. Dilansir Healthline, gejala keracunan makanan yang akan dirasakan, seperti mual, diare, pusing, muntah, hingga merasa lemas.

Melansir Chicken Check, kamu bisa makan 350 gram dada ayam per hari. Jika ayam tersebut dipanggang tanpa tulang dan tanpa kulit, maka olahan yang kamu santap termasuk unggas tanpa lemak.

2. Terkontaminasi E.Coli

Jika kamu memakan ayam secara berlebihan, dikhawatirkan bisa menyebabkan terkontaminasi bakteri E. coli atau Escherichia Coli. Hal ini karena unggas bisa saja terkontaminasi feses di kandang merek. Bukan tidak mungkin bekas tersebut masih menempel pada ayam.

Bila ayam tidak dibersihkan dengan baik dan bakteri E. coli masih menempel, maka berpotensi membuat konsumen terkontaminasi bakteri tersebut. Akibatnya, kamu bisa mengalami diare, infeksi saluran kemih, hingga pneumonia.

3. Meningkatkan kolesterol

Mungkin kamu berpikir bahwa makan ayam tanpa kulit bisa menjadi pilihan yang lebih sehat. Dilansir Cure Joy, memakan ayam tanpa kulit ternyata hanya meningkatkan kolesterol lebih sedikit saja jika dibandingkan saat kamu memakan bersama kulitnya.

Cara kamu mengolah ayam pun juga akan memberikan pengaruh. Jika kamu memakan ayam goreng yang menggunakan minyak yang digunakan kembali atau bersama dengan lemak hewani, maka kamu telah mengonsumsi lemak trans dan lemak jenuh tingkat tinggi.

4. Meningkatkan berat badan

Bagi kamu yang tidak ingin mengalami peningkatan berat badan, lebih baik kamu mengurangi konsumsi makan ayam per hari. Dilansir The Times of India, makanan seperti ayam biryani, ayam mentega, dan ayam goreng memiliki kalori yang tinggi dan tergolong cukup berat.

Tetapi, bukan berarti kamu tidak boleh mengonsumsi ayam sama sekali, ya! Hanya saja, kamu perlu mengurangi porsi makan ayam dengan memakannya sesekali saja. Ketika kamu berniat makan banyak ayam, kamu perlu mengingat ada kemungkinan penambahan berat badan dan lonjakan kolesterol.

5. Risiko kanker

Jika kamu mengonsumsi makanan yang mengandung protein hewani tinggi serta jarang mengonsumsi buah dan sayuran, maka kamu memiliki kemungkinan risiko kanker. Adapun penelitian yang menunjukkan bahwa terjadinya penurunan risiko kanker hingga 40% lebih rendah pada vegetarian dibandingkan bagi pemakan daging.

Dari sini bisa disimpulkan bahwa tidak peduli bagaimana kita mengolah ayam tersebut, jika kita tidak mengimbanginya dengan konsumsi sayuran dan buah-buahan yang cukup, bakal tetap meningkatkan risiko kanker.

Olahan daging ayam memang sangat populer di kalangan masyarakat. Setelah mengetahui sederet dampak efek samping tersebut, pertimbangkan untuk mulai mengurangi konsumsi daging ayam berlebih, ya!

Sumber : IDN Times

GAYA HIDUP, Kesehatan

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.