Blog

30 Maret 2021

5 Kebiasaan yang Membuat Anak Tumbuh Tinggi

Ilustrasi. Untuk tumbuh tinggi, anak juga membutuhkan kalsium, vitamin A, dan vitamin D. (iStockphoto/LP7)

Memiliki anak yang sehat dan tumbuh tinggi merupakan harapan banyak orang tua. Sejumlah kebiasaan dapat membuat anak tumbuh tinggi.

Tinggi badan akan tumbuh pesat pada usia pertumbuhan dan berhenti pada usia 14-20 tahun. Oleh karena itu, orang tua punya peran penting untuk membentuk kebiasaan pada anak agar memiliki postur dan badan yang tinggi.

Berikut kebiasaan yang membantu membuat anak tumbuh tinggi.

1. Makan protein rendah lemak

Beri anak asupan bernutrisi tinggi. Nutrisi yang dibutuhkan untuk tumbuh tinggi adalah karbohidrat kompleks dan protein tanpa lemak.

Pastikan anak mendapatkan cukup protein karena protein membangun otot dan tulang. Nutrisi ini bisa didapatkan dari dada ayam, ikan, kacang-kacangan, dan produk susu rendah lemak.

2. Asupan vitamin dan mineral

Lengkapi pula nutrisi anak dengan sayur dan buah-buahan untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral. Untuk tumbuh tinggi, anak membutuhkan kalsium, vitamin A, dan vitamin D. Semua nutrisi ini berperan penting untuk pembentukan tulang.

Pemberian suplemen juga bisa dilakukan untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral pada anak.

3. Olahraga rutin

Ajak anak untuk melakukan aktivitas fisik setiap hari dan berolahraga secara rutin. Olahraga membangun tulang dan otot yang sehat.

Studi menunjukkan, beberapa olahraga membantu menumbuhkan tinggi badan seperti berenang, basket, dan voli.

4. Peregangan

Studi yang dipublikasikan di PubMed Central menunjukkan bahwa meregangkan tulang belakang setiap hari di masa pertumbuhan dapat menambah tinggi badan sekitar 1,3 hingga 5,1 cm.

Peregangan bisa dilakukan sambil berbaring dan memanjangkan tangan serta kaki sejauh mungkin. Lalu, putar posisi badan menghadap ke bawah dan rentangkan tangan dan kaki ke posisi terjauh.

5. Tidur yang cukup

Tidur yang cukup di masa pertumbuhan penting untuk menambah tinggi badan. Tidur merupakan waktu yang digunakan tubuh untuk membentuk otot dan tulang memperbaiki diri serta menjadi lebih baik.

Anak-anak usia 6-7 tahun direkomendasikan tidur 9-10 jam setiap hari. Anak usia 8-14 tahun tidur 8-9 jam setiap hari, dan anak usia 15-18 tahun tidur 7-9 jam setiap hari.

Sumber : CNN Indonesia

GAYA HIDUP, Ibu dan Anak

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • three × 1 =