Blog

28 September 2021

5 Makanan yang Sebaiknya Tidak Dikonsumsi Bersama dengan Obat

foto : huffpost.com

Saat kamu minum obat, makanan apa yang digunakan sebagai ‘penolong’ rasa pahit? Pisang? Teh? Atau kamu punya makanan lain yang tidak biasa sebagai teman minum obat? Ah, tahu kah kamu kalau tidak semua makanan bisa dikonsumsi bersamaan dengan obat dan malah cenderung berbahaya?

Jangan kaget dulu, yuk, cek makanan apa saja yang sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan dengan obat-obatan. Bukan untuk membuat takut, tapi supaya kamu lebih hati-hati lagi.

1. Tidak semua obat bisa dimakan dengan pisang, lho

Jika kamu mengonsumsi obat berjenis ACE, yang berguna untuk mengatasi penyakit seperti hipertensi, serangan jantung, diabetes, atau obat untuk penyakit ginjal lainnya, sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan dengan pisang.

Iya, memang banyak orang yang menggunakan pisang sebagai penghantar obat. Namun ternyata, tidak disarankan untuk obat ACE. Hal ini karena dalam pisang terkandung potasium yang bisa menyebabkan detak jantung berdetak lebih cepat dan tidak teratur.

2. Meski segar, makan obat tidak boleh bersamaan dengan jeruk bali

Kalau sedang ngomongin jeruk bali, duh, jadi kebayang dengan kesegarannya, ya! Eh, tapi hati-hati ya kalau kamu sedang konsumsi obat khususnya obat yang meringankan sakit seperti obat kolestrol, obat anti-kecemasan, atau obat triazolam yang merupakan obat untuk insmonia.

Ada kandungan dari jeruk bali yang menyebabkan obat jadi sulit untuk dicerna oleh tubuh sehingga berakhir dalam darah saja.

3. Kopi juga tidak bisa diminum sebarang

Siapa sih yang gak suka kopi, minuman yang gak cuma enak dinikmati saat panas ini memang jadi minuman andalan kapan pun dan di mana saja. Eh, tapi jangan diminum saat kamu sedang minum obat atau digunakan sebagai pelancar obat ya!

Kopi cukup berisiko jika diminum bersamaan dengan obat apalagi obat jenis Antipsikotik yang merupakan obat untuk penanganan mental yang biasanya dikonsumsi oleh orang dengan penyakit bipolar, skizofrenia, dan lainnya. Juga, apabila kamu pengguna bronkodilator dan minum banyak kafein, bisa menghambat efek alat itu sendiri saat dalam keadaan darurat.

4. Saat konsumsi obat, sebisa mungkin untuk tidak minum susu

Info ini perlu kamu bagikan ke grup keluarga deh sepertinya, bahwa ternyata saat minum obat tidak bisa dibarengi dengan susu! Sekalipun obat yang dikonsumsi adalah antibiotik, ternyata tidak disarankan untuk minum susu. Kenapa?

Begini, tingginya jumlah kalsium dalam susu bisa mengganggu efek dari obat antibiotik. Selain itu antibiotik juga tidak disarankan dimakan langsung dengan keju juga yoghurt.

5. Beri jeda antara waktu minum obat dengan waktu makan sayuran hijau

Jika saudara atau kenalan kamu mengonsumsi obat antikoagulan atau untuk pengencer darah, sebaiknya beri jeda untuk kemudian makan sayuran hijau seperti bayam, buncis, atau makanan lain yang mengandung vitamin K.

Vitamin K yang terkandung dalam sayuran hijau ini membuat obat tidak bekerja dengan optimal. Ah, dan jangan lupa untuk menghindari makan bersamaan dengan telur dan jus cranberry juga!

Memang perlu berhati-hati saat sedang sakit atau konsumsi obat rutin, makan pun perlu dijaga sebaik mungkin. Namun yang terpenting adalah, harapan bahwa semoga kamu dan semua orang kesayanganmu sehat selalu sehingga bisa makan apapun dengan lebih leluasa lagi!

Sumber : IDN Times

GAYA HIDUP, Kesehatan

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ten + eight =