Blog

18 September 2021

6 Makanan untuk Mempercepat Pemulihan Setelah Sakit

Kemajuan teknologi dalam bidang obat dan makanan memudahkan kita untuk mendapatkan tambahan nutrisi dalam bentuk suplemen. Kita bisa dengan mudah membeli suplemen sesuai kebutuhan, baik untuk memelihara kesehatan, mengelola kondisi tertentu, hingga untuk mempercepat pemulihan setelah sakit.

Namun, nutrisi dari makanan tetap harus diutamakan ketimbang dari suplemen. Bila kamu sedang masa pemulihan setelah sakit, konsumsilah makanan yang mengandung nutrisi yang dibutuhkan tubuh untuk mempercepat proses pemulihannya. Apa sajakah itu?

1. Sayuran berdaun hijau

Vitamin C, mangan, magnesium, folat, dan provitamin A merupakan nutrisi yang baik untuk meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, mempercepat penyembuhan luka, dan mengurangi peradangan. Maka dari itu, mengonsumsi makanan yang mengandung nutrisi tersebut bisa membantu masa pemulihan setelah sakit.

Sumber makannya mudah didapat, kok, misalnya dari sayuran berdaun hijau. Selain itu, sayuran berdaun hijau juga mengandung antioksidan polifenol yang punya khasiat antiinflamasi serta meningkatkan kekebalan tubuh.

Tak hanya itu, vitamin C dalam sayuran juga penting untuk penyembuhan luka, sehingga ini baik untuk dikonsumsi bila kamu baru saja menjalani operasi, mengutip laporan dalam International Wound Journal tahun 2016.

2. Telur

Telur adalah sumber protein yang baik. Beberapa fungsi protein adalah sumber energi, membentuk enzim dan hormon, serta mendukung sistem kekebalan tubuh. Dalam kondisi normal, dalam sehari tubuh kita membutuhkan protein sebanyak 0,8 gram per kg berat badan.

Telur merupakan sumber protein yang mudah diserap. Satu telur berukuran besar (50 gram) bisa memberikan 6 gram protein. Tak hanya itu, telur juga mengandung nutrisi penting lainnya yang dapat mendukung sistem imun dan penyembuhan luka, mengutip FoodData Central.

Telur utuh pun mengandung vitamin A, B12, zink, zat besi, dan selenium, yang semuanya ini memainkan peran penting dalam daya tahan tubuh, merujuk pada laporan dalam jurnal Nutrients tahun 2018.

3. Kacang-kacangan dan biji-bijian

Kacang-kacangan dan biji-bijian adalah sumber protein nabati, lemak sehat, serta vitamin dan mineral yang sangat baik. Itu semua membantu tubuh memulihkan diri setelah sakit.

Studi dalam jurnal Nutrients tahun 2018 menyebut bahwa kacang-kacangan dan biji-bijian adalah sumber baik zink, vitamin E, mangan, dan magnesium. Vitamin E bekerja sebagai antioksidan, melindungi tubuh dari kerusakan sel, sekaligus penting untuk sistem imun.

Beberapa penelitian menemukan kalau kadar vitamin E yang sehat dalam tubuh mungkin dapat meningkatkan fungsi protektif dari sel imun, seperti sel pembunuh alami (sel NK), yang membantu memerangi infeksi dan penyakit.

4. Unggas

Glutamin dan arginin adalah dua asam amino yang berfungsi untuk membantu pemulihan dan penyembuhan.

Glutamin memiliki peranan dalam perlindungan seluler saat masa stres, seperti penyakit dan cedera, sedangkan arginin berperan dalam memproduksi kolagen dan penyembuhan luka.

Saat masa pemulihan, arginin dalam tubuh menjadi lebih cepat habis, sehingga kita membutuhkan asupan makanan yang mengandung arginin. Glutamin dan arginin dapat ditemukan dalam daging unggas, seperti ayam dan kalkun.

5. Kerang

Zink juga dibutuhkan tubuh saat sedang pemulihan. Mineral ini penting untuk fungsi imun yang sehat. Zink juga mungkin bisa membantu tubuh pulih lebih cepat serta meningkatkan penyembuhan luka buat orang-orang yang baru menjalani operasi.

Sebagai contoh, konsumsi 6 tiram berukuran sedang (59 gram) menawarkan lebih dari 300 persen kebutuhan zink harian.

6. Ubi jalar

Diketahui ubi jalar merupakan sumber karbohidrat yang sangat baik, selain itu ubi jalar juga mengandung vitamin, mineral, karotenoid, dan mangan. Faktanya, karbohidrat sangat dibutuhkan untuk pemulihan setelah sakit, serta menyediakan energi yang dibutuhkan oleh sel tubuh untuk penyembuhan. Kekurangan karbohidrat dapat mengganggu proses penyembuhan luka dan memperlambat pemulihan tubuh. Selain itu ubi jalar juga mengandung enzim heksokinase dan sitrat sintase yang dapat membantu penyembuhan luka.

Konsumsi karbohidrat, misalnya dari ubi jalar, juga tak kalah penting bila kamu baru saja sakit. Karbohidrat tidak hanya memberikan energi yang dibutuhkan untuk sel-sel tubuh untuk penyembuhan, tetapi juga enzim seperti heksokinase dan sitrat sintase, yang membantu perbaikan luka, menurut laporan dalam jurnal Eplasty tahun 2009.

Selain itu, ubi jalar juga dilengkapi senyawa antiinflamasi, vitamin, dan mineral, termasuk vitamin C, karotenoid, dan mangan yang bisa mengoptimalkan respons kekebalan dan membantu tubuh pulih lebih cepat.

Itulah jenis makanan yang baik untuk dikonsumsi untuk mempercepat pemulihan setelah sakit. Masukkan makanan-makanan tersebut dalam pola makan bergizi seimbang, ya!

Sumber : IDN Times

GAYA HIDUP, Kesehatan

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • fifteen − one =