Blog

26 Desember 2020

7 Manfaat Jalan Kaki untuk Ibu Hamil yang Sayang Dilewatkan

Ilustrasi perempuan hamil.(THINKSTOCKPHOTOS)

Saat sedang hamil, tingkat energi seorang wanita mungkin akan menurun.

Begitu juga dengan tubuhnya yang cenderung tidak bisa digerakkan lagi sebebas seperti sebelum mengandung.

Akan tetapi, kenyataan bahwa tingkat energi yang rendah dan perut yang membesar ini semestinya tidak membuat ibu hamil lantas hanya berdiam diri di tempat.

Wanita hamil tetap disarankan untuk melakukan aktivitas fisik atau olahraga setidaknya selama sekitar 30 menit sehari demi kesehatan.

Melakukan olahraga bukan hanya bermanfaat bagi kesehatan ibu hamil sendiri, tapi juga janin yang dikandung.

Lantas, olahraga apa yang baik dilakukan wanita hamil?

Merangkum Buku Solusi Sehat Seputar Kehamilan (2009) oleh dr. Hermawan Wibisono, Sp.OG dan Ayu Bulan Febry Kurnia Dewi, S.KM, sebenarnya ada banyak jenis olahraga yang boleh dilakukan oleh ibu hamil.

Tapi, salah satu olahraga yang paling baik dilakukan oleh ibu hamil adalah jalan kaki atau jalan cepat.

Pasalnya, jalan kaki merupakan olahraga berdampak rendah yang bisa dilakukan oleh ibu hamil hampir di mana saja dan kapan saja.

Ibu hamil hanya perlu memakai sepatu kets yang nyaman serta membawa botol air sebelum memulai berjalan kaki di sekitar rumah, taman, atau sekitar blok di luar kantor.

Manfaat jalan kaki bagi ibu hamil

Merangkum Medical News Today, jalan kaki adalah cara yang bagus bagi banyak wanita hamil untuk berolahraga.

Berikut ini ragam manfaat jalan kaki bagi ibu hamil yang sayang untuk dilewatkan:

1. Mengurangi risiko komplikasi selama kehamilan dan persalinan

Studi menunjukkan bahwa wanita yang berolahraga secara teratur memiliki risiko lebih rendah terkena diabetes gestasional atau menjalani operasi caesar yang tidak direncanakan.

Berjalan juga membantu menjaga berat badan yang sehat serta mengurangi kolesterol, sehingga dapat menyeimbangkan tingkat tekanan darah selama kehamilan.

2. Membantu membakar kalori sehingga berat badan tetap terkendali

Berat badan yang lebih sedikit selama kehamilan berarti semakin kecil kemungkinan bagi ibu hamil melahirkan secara prematur dan semakin besar kemungkinan mereka akan kembali lebih cepat ke berat badan sebelum kehamilan.

3. Meningkatkan mood dan tingkat energi

Satu studi menemukan peningkatan yang signifikan dalam suasana hati dan tingkat kelelahan wanita hamil yang berjalan sekitar 30 menit empat kali seminggu.

4. Meredakan sakit punggung dan nyeri lainnya

Sakit punggung selama kehamilan sering terjadi dan seringkali dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan tidur.

Jalan kaki bisa membantu otot punggung tetap kuat dan hangat, sehingga bisa menopang perut ibu hamil yang sedang tumbuh dan tidak menjadi kaku.

5. Membantu tidur lebih nyenyak

Jalan kaki dapat membantu ibu hamil tidur lebih nyenyak dengan membakar energi berlebih.

Efek itu membuat ibu hamil merasa lebih lelah dan dapat lebih mudah tertidur maupun tidur lebih lelap.

6. Meredakan sembelit yang merupakan gejala umum selama kehamilan

Olahraga dapat membantu memindahkan makanan melalui saluran pencernaan lebih cepat, sehingga lebih sedikit air yang diserap di usus besar, membuat tinja lebih lembut dan lebih mudah dikeluarkan.

7. Membuat atau menjaga otot kuat, membuat persalinan dan pemulihan lebih mudah

Manfaat jalan kaki untuk ibu hamil selanjutnya adalah meningkatkan peluang persalinan normal.

Rajin jalan kaki selama kehamilan meningkatkan fleksibilitas dan mengencangkan otot-otot pinggul.

Hal tersebut dapat membantu persalinan yang lebih cepat, lebih mudah, dan bebas rasa sakit. Jalan kaki di pagi hari bermanfaat untuk melahirkan secara normal.

Sumber : kompas.com

GAYA HIDUP, Ibu dan Anak

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • 10 − two =