Blog

20 Juni 2020

9 Warna Lidah yang Tidak Sehat, Tunjukkan Masalah Kesehatan

illustrasi/kumparan

Lidah tidak hanya berperan sebagai indera pengecap manusia. Warna lidah juga bisa menggambarkan kondisi kesehatan seseorang. Dokter biasanya memeriksa warna dan bentuk lidah saat memeriksa pasiennya.

Salah satu gejala pertama dari lidah yang tidak sehat adalah perubahan warna yang signifikan. Umumnya, lidah yang sehat akan berwarna merah muda dengan lapisan putih tipis. Ketika lidah berubah warna, ia dapat mengindikasikan adanya sebuah masalah.

Lidah bisa berubah merah, kuning, ungu, atau warna lainnya. Warna lidah yang tidak sehat bisa dikenali dari warnanya. Tanda-tanda lain yang mengkhawatirkan dapat mencakup rasa sakit saat makan, minum, menelan, serta adanya benjolan.

Warna lidah yang tidak sehat cukup beragam. Mengenali warna lidah yang tidak sehat bisa membantu Anda mengetahui masalah yang terjadi. Berikut 9 warna lidah yang tidak normal, dirangkum dari Medical News Today.

Warna lidah yang tidak sehat

Merah

Lidah yang berwarna merah (bukan pink gelap) dapat menandakan adanya masalah seperti kekurangan vitamin B, penyakit Kawasaki, geographic tongue, atau scarlet fever. Lidah merah dan bergelombang bisa menunjukkan glositis atau radang lidah. Perubahan warna ini huga dapat terjadi sebagai bagian dari reaksi alergi terhadap obat atau makanan.

Lidah berwarna merah ini juga kerap disebut lidah stroberi. Lidah bisa terlihat merah, bengkak, dan bergelombang seperti permukaan stroberi.

Jingga

Lidah yang berwarna jingga atau oranye bisa menandakan adanya masalah kebersihan mulut yang buruk atau mulut kering. Antibiotik dan makanan tertentu juga bisa mengubah lidah menjadi oranye. Makanan yang bisa menyebabkan lidah berwarna jingga adalah makanan tinggi beta karoten seperti wortel.

Kuning

Lidah berwarna kuning bisa jadi hasil dari pertumbuhan bakteri. Kebersihan mulut yang buruk dan mulut kering masing-masing dapat menyebabkan pertumbuhan berlebih bakteri di lidah. Dalam kasus yang jarang terjadi, kondisi kesehatan yang lebih serius menyebabkan lidah menjadi kuning. Kondisi ini seperti penyakit kuning dan diabetes.

Hijau

Infeksi atau pertumbuhan berlebih kuman-kuman tertentu sering menjadi penyebab lidah berwarna hijau. Lidah bisa berubah menjadi hijau karena penumpukan bakteri. Penyebabnya mungkin sama dengan lidah yang berwarna kuning, jingga atau putih. Lidah berwarna hijau bisa menandakan adanya sariawan, leukoplakia, geographic tongue, lichen planus, sifilis, dan kanker lidah.

Biru

Semburat biru pada lidah dapat mengindikasikan kurangnya oksigen dalam darah. Kondisi ini terjadi karena kekurangan oksigen dari paru-paru, kelainan darah, penyakit pembuluh darah, penyakit ginjal, dan oksigen yang rendah dalam darah. Selain kekurangan oksigen, eksim juga bisa membuat lidah berubah menjadi biru.

Ungu

Lidah bisa berubah ungu karena sirkulasi darah yang buruk atau kondisi jantung. Lidah yang berwarna ungu juga bisa menandakan penyakit kawasaki. Penyaki ini membuat peradangan pada pembuluh darah.

Putih

Jika lidah memucat dan timbul bercak putih, ini bisa terjadi akibat infeksi jamur seperti sariawan oral. Sariawan oral bisa terasa sakit dan menyebabkan bercak tebal, putih atau merah di lidah. Seseorang mungkin mengalami kesulitan menelan atau makan.

Penyebab lain yang mungkin adalah leukoplakia. Kondisi ini menyebabkan bercak putih atau plak terbentuk di lidah, dan itu sering terjadi akibat merokok.

Abu-abu

Suatu kondisi langka yang disebut lidah geografis atau geographic tongue dapat menyebabkan bintik-bintik putih keabu-abuan pada lidah. Garis-garis putih kemudian terbentuk di antara titik-titik ini, membuat lidah tampak seperti peta.

Terkadang masalah pencernaan juga dapat menyebabkan lidah menjadi abu-abu. Eksim juga dapat menyebabkan lidah berubah menjadi abu-abu.

Hitam

Penumpukan keratin dapat menyebabkan lidah menjadi hitam dan berbulu. Keratin adalah protein di kulit, rambut, dan kuku. Lidah mungkin terlihat kuning gelap, cokelat, atau hitam. Selain itu, papilla dapat berkembang, memberikan penampilan berbulu pada lidah.

Penumpukan dapat dihasilkan dari kebersihan mulut yang burukobat-obatan, seperti beberapa antibiotik, penggunaan tembakau, terapi radiasi, dan minum minuman yang membuat lidah menghitam. Dalam kasus yang jarang terjadi, lidah hitam dihasilkan dari kondisi kesehatan yang lebih serius, seperti diabetes atau HIV.

Sumber : Liputan6 (dm)

GAYA HIDUP, Kesehatan

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • thirteen + three =