Blog

9 Oktober 2020

Bahaya Tidak Pakai Masker Saat di Luar Rumah

foto : https://www.freepik.com/stockking

Rajin memakai masker merupakan salah satu langkah mudah untuk mencegah paparan Covid-19. Namun, masih ada orang yang tidak memakai masker terutama saat berada di luar ruangan.

Dalam beberapa bulan terakhir, pandemi Covid-19 telah mengubah kebiasaan-kebiasaan lama dengan sejumlah rutinitas baru sebagaimana yang dianjurkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan pemerintah, yaitu #jagajarak#cucitangan, dan #pakaimasker.

Bagaimana Masker Melindungi Orang dari Covid-19?

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa virus Corona menular melalui cairan tubuh atau droplet. Cairan tersebut dapat keluar dari tubuh saat seseorang batuk, berbicara, atau bersin.

Masker kain maupun masker medis ampuh menahan cairan menyebar bebas ketika seseorang batuk, berbicara, atau bersin. Seperti ditulis di Healthline, masker mampu menahan 60 persen cairan ketika seseorang bersin.

Setiap jenis masker memiliki kemampuan menahan cairan yang berbeda-beda. Hingga kini, masker N-95 dinilai paling efektif menahan cairan, karena mampu menahan 95 persen cairan yang keluar dari mulut atau hidung seseorang.

Bahaya Tidak Memakai Masker di Tempat Umum

Meski sederhana, namun kebiasaan baru ini masih belum sepenuhnya dijalankan masyarakat.

Berikut dampak yang ditimbulkan jika tidak memakai masker atau penutup wajah setiap kali kita berada di tempat umum menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC).

1. Mudah Terpapar Virus

Salah satu bahaya tidak memakai masker di tempat terbuka adalah terpapar virus. Seperti yang telah disampaikan oleh WHO, Covid-19 bisa menyebar melalui udara.

Apabila seseorang tidak memakai masker saat keluar rumah, maka virus dapat masuk ke dalam tubuh melalui jalur pernapasan.

Banyak studi membuktikan bahwa penutup wajah (masker dan face shield) efektif dalam mencegah penularan virus melalui cairan atau droplet yang keluar saat seseorang batuk, berbicara, atau bersin.

2. Menyebarkan Virus ke Orang Lain

Bahaya lain dari tidak memakai masker adalah menularkan virus ke orang lain. CDC menegaskan masker dapat membantu kita mencegah orang lain terjangkit berbagai penyakit yang bisa ditularkan melalui udara salah satunya Covid-19.

Berdasarkan penelitian, penggunaan masker secara teratur terutama di saat bertemu teman atau saudara di masa pandemi dapat mengurangi penularan virus secara signifikan.

CDC menemukan banyak orang dengan Covid-19 tidak menyadari bahwa mereka membawa virus di tubuhnya.

Sekitar 40 persen orang positif Covid-19 yang tidak menunjukkan gejala (OTG) berpotensi dapat menularkan virus ke orang lain.

Keberadaan OTG sebagai pembawa virus corona semakin tidak terdeteksi oleh publik. Maka dari itu, memakai masker sangat penting dilakukan untuk mengerem laju penyebaran Covid-19.

3. Membawa Virus ke Tubuh

Bahaya lain akibat tidak memakai masker di tempat umum adalah kemungkinan tubuh membawa virus. Beberapa studi menunjukkan bahwa virus corona dapat bertahan hidup di permukaan benda dalam waktu yang cukup lama.

Dalam aktivitas sehari-hari, seseorang akan memegang benda-benda yang ada di sekitarnya. Kemudian tidak sadar menyentuh wajah dengan tangan yang mungkin saja terkontaminasi virus.

Maka dari itu, memakai masker sangat penting untuk melindungi tubuh dari virus corona yang dapat masuk lewat area wajah.

Meskipun masker bukan alat pencegahan yang sempurna, namun setidaknya dapat membatasi transmisi virus dari tangan ke area wajah terutama hidung dan mulut.

Sumber : cnnindonesia.com

GAYA HIDUP, Kesehatan

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • one + nineteen =