Blog

20 Desember 2021

Banyuwangi Perkuat Sekolah Berbasis Ketarunaan

Peresmian SMAN 2 Taruna Bhayangkara/Foto: Ardian Fanani/detikcom

Banyuwangi menjadi satu-satunya di Indonesia yang memiliki SMA Taruna yang berafiliasi dengan kepolisian. Yakni SMAN 2 Taruna Bhayangkara (Smadatara), Genteng, Banyuwangi.

Kini Banyuwangi kian memperkuat sekolah-sekolah berbasis ketarunaan. SMAN 2 Taruna Bhayangkara diresmikan oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta, didampingi Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, serta pejabat terkait dari Pemprov Jatim dan Polda Jatim, Minggu (19/12/2021).

Selain peresmian juga dilakukan pembaretan bagi para taruna baru angkatan 2021. “Harusnya peresmian dan pembaretan ini dilakukan kemarin, tapi saya minta dimundur satu hari agar bertepatan dengan Hari Bela Negara yang jatuh hari ini,” kata Khofifah

“Setiap lembaga pendidikan harus ada ruh bela negara di dalamya. Tidak hanya penguatan di bidang karakter tapi juga harus bela negara. Bela negara harus terbangun dalam profesi apapun, kapanpun, dan di manapun,” tambah Khofifah.

Itulah salah satu tujuan didirikannya SMA Taruna Bhayangkara di Banyuwangi. Selain pendidikan formal siswa-siswa di sekolah berbasis taruna mendapat pendidikan kesamaptaan. “Terima kasih atas suport Pemkab Banyuwangi selama ini, hingga SMA Taruna Bhayangkara ada di Banyuwangi,” kata Khofifah.

Kapolda menambahkan, keberadaan SMAN 2 Taruna Bhayangkara ini berkat kerjasama antara kepolisian, pemerintah provinsi dan daerah. Menurutnya di kurikulum SMAN 2 Taruna Bhayangkara selain pendidikan formal juga mendapat wawasan bela negara dan hal-hal terkait spesifik dengan kepolisian. “Polda akan mendukung keberlangsungan pendidikan di sekolah ini, dengan menyiapkan pejabat utama untuk mendidik dan lainnya,” kata Kapolda.

Menurut Nico, keberadaan sekolah ini merupakan kebanggaan bagi kepolisian. Di tengah kebutuhan kehadiran kepolisian pada masyarakat, pembinaan pembinaan dan pengawasan harus diperkuat, di sinilah peran penting dari SMAN 2 Taruna Bhayangkara untuk membentuk karakter Polri apabila nanti mereka memilih untuk menjadi anggota Polri.

“Sambil becanda tadi saya tanya, siapa yang mau jadi polisi hampir semua tunjuk tangan. Di sekolah ini nantinya bagi taruna yang ingin melanjutkan ke kepolisian, akan mendapat pelajaran terkait mekanisme dan materi ujian yang harus dipersiapkan, sehingga mereka bisa mempersiapkan diri membentuk karakter sejak SMA,” kata Nico.

“Sinergitas pemerintah daerah dan kepolisian tidak hanya dalam hal Kamtibmas saja, tapi juga pembentukan SDM,” tambahnya.

Ditambahkan Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Wahid Wahyudi, SMAN 2 Genteng ditetapkan sebagai SMA Taruna Bhayangkara pada 2019, dengan ditandai MoU antara Gubernur Jawa Timur dan Asisten Kapolri Bidang SDM.

Sumber : detik.com

NEWS

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • seventeen − ten =