Blog

10 September 2020

Emak-emak di Banyuwangi diajak untuk tertib berlalu lintas

Emak-emak di Banyuwangi uji coba praktik SIM/Foto: Ardian Fanani

Emak-emak di Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi diajak untuk tertib berlalu lintas. Polisi memberi mereka pemahaman tentang aturan berlalu lintas.

Riuh rendah emak-emak dari Perum Klatak, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi terdengar, saat mereka melakukan uji coba praktik SIM. Mereka berusaha agar tidak jatuh saat melalui jalur yang sudah ditentukan. Meski dinilai sulit, tapi mereka tetap semangat melakukan uji coba ini.

Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan HUT ke-65 Satuan Lalu Lintas. Polisi bersabuk putih ini turun langsung ke masyarakat, menggelar serangkaian kegiatan kelalulintasan di salah satu kampung tangguh, Selasa (8/9/2020).

Tak tanggung-tanggung, Satuan Lalu Lintas Polresta Banyuwangi membawa peralatan uji coba teori dan praktik SIM lengkap. Sasaran mereka adalah para emak-emak agar patuh berlalu lintas.

“Sasaran kami para emak-emak agar tertib berlalu lintas. Biasanya banyak emak-emak yang kurang memahami rambu-rambu lalu lintas,” ujar Kapolresta Banyuwangi Kombes Arman Asmara Syarifudin kepada detikcom.

Di HUT ke-65 ini, kata kapolresta, Satlantas Polresta Banyuwangi menggelar berbagai inovasi edukasi kepada masyarakat. Kegiatan ini tak hanya menggelar ujian praktik dan teori SIM saja, namun juga digelar pula pengenalan mekanisme pendaftaran SIM perpanjangan dan baru. Imbauan keselamatan di jalan raya dan tertib berlalu lintas secara visual pun dilakukan.

Ada pula, polisi mengajar ngaji dan belajar menggunakan WiFi gratis di mobil pelayanan lalu lintas dan pembagian buku pelajaran gratis mulai tingkat SD, SMP dan SMA.

“Inovasi edukasi yang dilakukan ini demi mengurangi kecelakaan Lalu Lintas yang semakin tahun semakin bertambah. Imbauan kegiatan praktik dan sosial dilakukan sebagai bentuk kasih sayang polisi terhadap masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Banyuwangi Kompol Kadek Ary Mahardhika menambahkan, kegiatan ini digelar dengan menggunakan protokol kesehatan. Polisi juga membagikan masker dan hand sanitizer kepada warga sekitar. Tak lupa imbauan dan sosialisasi antisipasi COVID-19 pun dilakukan.

Kegiatan inovasi edukasi lalu lintas ini, kata Kadek Ary, sengaja dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar patuh dengan rambu dan aturan berlalu lintas.

“Kami bekerja sama dengan Kampung Tangguh Semeru di Kecamatan Kalipuro untuk memberikan edukasi pentingnya keselamatan berkendara di jalan raya dan tertib berlalu lintas,” ujarnya.

Kampung Tangguh Semeru Kelurahan Kalipuro ini pun juga berkomitmen untuk memberikan sanksi sosial bagi masyarakat yang tak patuh dengan aturan lalu lintas.

“Jadi penerapan aturan lalu lintas dilakukan sejak dini di lingkungan kampung. RT dan RW tadi sepakat ada sanksi sosial. Tidak tilang, misal bagi pelanggar tak menggunakan helm akan dikenakan sanksi sosial membersihkan masjid atau menyapu halaman rumah,” pungkasnya.

sumber : news.detik.com

NEWS

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • four × 4 =