Blog

22 Februari 2022

Hindari 7 Makanan dan Minuman Ini saat Diare, biar Gak Tambah Parah

ilustrasi makanan pedas (pixabay.com/Free-Photos)

Gejala diare yang menyebabkan perut mulas secara terus menerus, disertai buang air besar yang encer sehingga membuatmu harus pergi ke toilet setiap saat. Penyebab diare juga beragam mulai dari alergi makanan, mengonsumsi makanan dan minuman yang terkontaminasi kuman atau virus bahkan stres. Kamu perlu mengetahui beberapa pantangan makanan dan minuman saat diare agar gak memperburuk gejalanya. Berikut ini adalah tujuh makanan dan minuman yang perlu kamu hindari saat diare.

1. Makanan pedas

Makanan Indonesia memang identik dengan cita rasa pedas. Maka dari itu banyak orang menambahkan cabai ke dalam makanan mereka agar terasa lebih nikmat. Tapi makanan pedas perlu kamu hindari saat diare agar tidak menambah iritasi saluran pencernaan.

Beberapa penelitian pada  November 2011 tentang Penyakit dan Ilmu Pencernaan serta penelitian pada Juli 2014 di Jurnal Neurogastroenterologi dan Motilitas,  menunjukkan bahwa seringnya mengonsumsi makanan pedas dapat menyebabkan desensitisasi pada pasien IBS (irritable bowel syndrome) atau dikenal sindrom iritasi usus.

2. Pemanis buatan

Bagi kamu yang suka mengonsumsi makanan yang mengandung bahan pemanis buatan, sebaiknya hindari makanan ini ketika kamu mengalami diare. Hal ini karena diketahui pemanis buatan memiliki efek pencahar pada sistem pencernaan.

Menurut buletin Harvard Health dari Harvard Medical School bahwa mengonsumsi gula yang termasuk gula buatan dapat menyebabkan ususmu memproduksi lebih banyak air dan elektrolit, kemudian bisa  melonggarkan gerakan usus dan menyebabkan diare.

3. Minuman mengandung alkohol dan kafein

Niket Sonpal, MD, ahli gastroenterologi yang berbasis di New York dan profesor di Touro College mengatakan bahwa minuman alkohol menyebabkan diare karena alkohol yang bersifat diuretik. Ini berarti alkohol apa pun akan meningkatkan ekskresi air dari tubuh dan ini menjelaskan mengapa kita perlu banyak buang air kecil saat minum, dilansir Well and Good.

Adapun menurut sebuah penelitian kecil terhadap 53 peserta yang diterbitkan di European Journal of Sports Science pada tahun 2016, kafein juga dapat merangsang kontraksi aktif di usus besar dan otot usus. Ini tentu juga dapat memengaruhi ususmu apalagi dalam kondisi diare.

Untuk menghindari diare semakin parah, minuman yang paling baik dikonsumsi selama diare adalah air putih atau air kelapa untuk menenangkan perut.

4. Produk olahan susu

Susu sangat dikenal menjadi salah satu asupan yang baik bagi tubuh. Tapi beda halnya jika kamu sedang mengalami diare. Bukan hanya susu saja, tapi olahan produk dari susu seperti keju dan mentega juga sementara perlu dihindari.

Menurut Deepti Mundkur, MD, seorang dokter perawatan primer dengan praktiknya sendiri di San Diego menjelaskan mungkin ketika diare kamu tidak dapat mencerna produk olaham susu secara memadai, terkadang hingga beberapa minggu atau bulan setelah sakit. Produk olahan susu yang harus dihindari ketika diare seperti susu, keju, krim, dan mentega. Namun yogurt adalah pengecualian karena merupakan probiotik yang dapat membantu mengobati diare, dilansir laman Insider.

5. Makanan yang mengandung gas

Makanan yang mengandung gas juga perlu dihindari saat diare menyerang. Beberapa makanan yang cenderung meningkatkan gas di dalam usus seperti kubis, kacang-kacangan, brokoli, dan kembang kol.

Nah, sayuran di atas dapat menimbulkan gas yang memicu perut kembung. Ini tentu akan membuatmu merasa gak nyaman saat mengalami diare.

6. Makanan berminyak atau berlemak

Makanan berlemak dan berminyak seperti gorengan dan makanan cepat saji menjadi salah satu makanan yang juga perlu dihindari saat kamu mengalami diare.

Seorang ahli gastroenterologi Dr. Norton Greenberger, seorang profesor Harvard Medical School mengatakan, ketika makanan berlemak tidak diserap secara normal, maka mereka melalui usus besar yang kemudian dipecah menjadi asam lemak. Inilah yang menyebabkan usus besar mengeluarkan cairan dan memicu diare.

7. Makanan tinggi serat

Diketahui bahwa serat dapat membantu memperlancar sistem pencernaan ketika sembelit, sedangkan jika dikonsumsi saat mengalami diare ini malah akan memperburuk gejala.

Tambahkan serat ke dalam diet secara perlahan agar  tidak menyebabkan masalah pada pencernaan, kata Lawrence Schiller, MD, direktur program persekutuan gastroenterologi di Baylor University Medical Center di Dallas. Namun, ketika diare sudah menyerang kamu harus menghindari makanan berserat tinggi, dilansir laman Everyday Health.

Nahdengan mengetahui makanan dan minuman yang perlu dihindari saat diare setidaknya kamu bisa mempercepat proses penyembuhan. Hal penting yang juga perlu kamu ketahui untuk mengatasi diare adalah memenuhi asupan cairan dalam tubuh agar terhindar dari dehidrasi. Namun, jika diare tidak kunjung sembuh segera periksakan ke dokter untuk mendapat pengobatan yang tepat.

Sumber : IDN Times

GAYA HIDUP, Ibu dan Anak

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • 15 − 2 =