Blog

29 Juli 2020

Kisah Kelahiran Nabi Ismail

Ilustrasi Gurun Sahara. ©2014 Merdeka.com/Shutterstock/takepicsforfun

Kisah kelahiran Nabi Ismail di sini menjadi kisah pertama yang patut untuk disimak. Diceritakan bahwa Nabi Ibrahim dengan istrinya yang bernama Sarah, belum juga dikaruniai seorang anak. Nabi Ibrahim pun terus memanjatkan doa kepada Allah, untuk dianugerahkan seorang anak yang saleh dan taat kepada-Nya. Suatu waktu, Sarah pun mengetahui apa yang diharapkan oleh suaminya tersebut. Namun ia tidak dapat mewujudkan keinginan suaminya karena dia memiliki kondisi rahim yang mandul.

Kemudian, Sarah mendapatkan satu rencana untuk mendekatkan Ibrahim dengan budaknya yang bernama hajar untuk menikah. Sarah pun berharap, dengan adanya pernikahan tersebut Nabi Ibrahim bisa mendapatkan seorang anak yang saleh dari perkawinannya dengan Hajar. Kemudian pada satu waktu, Sarah mengutarakan rencana tersebut kepada sang suami. Kemudian Nabi Ibrahim berkata, “Kita harus menanyakannya terlebih dahulu kepada Hajar, apakah dirinya setuju atau tidak.”

Lalu Sarah dan Ibrahim menanyakan langsung kepada Hajar, dan Hajar menyetujuinya. Singkat cerita, Nabi Ibrahim dan Hajar menikah, dan Hajar akhirnya dapat mengandung anak dari suaminya. Kemudian, setelah mengandung selama 9 bulan, Hajar melahirkan seorang anak yang dinamakan Ismail. Dikatakan bahwa kelahiran Nabi Ismail ini merupakan jawaban dari doa yang selalu dipanjatkan Nabi Ibrahim kepada Allah.

Bukan tanpa alasan, ternyata istri dari Nabi Ibrahim mempunyai kondisi rahim yang mandul sehingga dirinya tidak dapat mengandung seorang anak. Kisah Nabi Ismail pertama yang patut disimak adalah kisah kelahiran dari Nabi Ismail. (2/6)

Baca juga kisah selanjutnya…

Nabi Ismail dan Ibunya di Makkah

Sumber : merdeka.com (dm)

GAYA HIDUP, Khazanah

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • 12 − 6 =