Blog

13 Januari 2022

Manfaat Mengonsumsi Ikan Bandeng bagi Kesehatan

foto : google

Ikan bandeng atau ikan bolu (Chanos chanos) adalah spesies ikan yang sangat populer. Memiliki nama internasional milkfish, ikan ini hidup di perairan lepas pantai tropis di kedalaman 1-30 meter. Namun, di Indonesia, bandeng dibudidayakan di tambak (kolam buatan di daerah pesisir yang diisi air payau).

Banyak olahan ikan bandeng yang bisa menerbitkan air liur. Mulai dari bandeng duri lunak atau presto, bandeng asap, bandeng bumbu rujak, asem-asem bandeng, otak-otak bandeng, dan lainnya. Delicious!

Kira-kira, apa manfaat mengonsumsi ikan bandeng bagi kesehatan? Tuntaskan rasa penasaranmu di sini!

1. Sumber protein yang baik

Bandeng merupakan ikan yang harganya cukup terjangkau dan mudah ditemui di negara kita. Berdasarkan studi yang diterbitkan dalam Indonesian Journal of Marine Science and Technology tahun 2015, protein dalam ikan bandeng sekitar 20-24 persen.

Selain itu, bandung juga mengandung asam amino, asam lemak, vitamin, dan mineral. Glutamat adalah komposisi asam amino tertinggi dengan persentase 1,386 persen untuk ikan yang dibudidayakan di air tawar dan 1,268 persen untuk air payau.

Oleat adalah asam lemak tak jenuh tertinggi dengan persentase 31-32 persen. Mineral makro terdiri dari kalsium, magnesium, natrium, dan kalium, sementara mineral mikronya terdiri dari besi, zink, tembaga, dan mangan. Ada pula kandungan vitamin seperti A, B1, dan B12.

2. Mengandung lisin, salah satu asam amino esensial

Lisin merupakan asam amino esensial yang tidak diproduksi oleh tubuh secara alami. Dilansir Medical News Today, manfaat lisin ialah mengurangi tekanan darah, mengobati lepuhan kecil yang menyakitkan (cold sores), serta membantu tubuh menyerap kalsium.

Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam Jurnal Pengolahan dan Bioteknologi Hasil Perikanan tahun 2016, kandungan lisin tertinggi ada pada bandeng duri lunak goreng dengan lama pemasakan 90 menit, yaitu 1,73 mg/gram.

Ikan bandeng itu diberi tiga perlakuan berbeda, yaitu dimasak selama 90 menit, 105 menit, dan 120 menit. Hasil penelitian menunjukkan pemasakan bandeng duri lunak goreng berpengaruh nyata terhadap kandungan lisin, protein terlarut, protein total, dan kadar air.

3. Mengandung asam lemak omega-3

Ikan bandeng mengandung asam lemak omega-3, yang terdiri atas EPA (eicosapentaenoic acid) dan DHA (docosahexaenoic acid). Berdasarkan studi yang diterbitkan dalam jurnal Advances in Nutrition tahun 2012, asam lemak omega-3 dikaitkan dengan perbaikan fungsi kardiovaskular dan penyakit Alzheimer, serta perkembangan janin.

Namun, kandungan EPA dan DHA pada ikan bandeng justru menurun setelah diasinkan dalam larutan air garam dengan kadar 2 persen lalu diasapi selama 2 jam dengan suhu 700 derajat Celsius. Ini mengacu pada penelitian yang dipublikasikan dalam Nigerian Food Journal tahun 2020.

Jadi, kalau ingin kadar EPA dan DHA yang maksimal, konsumsilah ikan bandeng dengan metode lain selain pengasapan. Misalnya dijadikan sup atau dikukus.

4. Kadar kalsiumnya tinggi

Seperti ikan pada umumnya, bandeng juga mengandung kalsium. Mengutip National Institutes of Health (NIH), kalsium adalah mineral penting untuk membangun serta memelihara tulang dan gigi. Orang dewasa usia 19-50 tahun membutuhkan 2.500 mg kalsium per hari.

Ikan bandeng yang diolah dengan teknik presto akan membuat tulangnya lunak dan bisa dimakan. Tidak hanya itu, tulang bandeng juga bisa dijadikan tepung! Berdasarkan studi yang diterbitkan dalam Jurnal Akademika Kimia tahun 2021, makin tua umur bandeng, makin tinggi kadar kalsium dalam tulangnya.

Kalsium juga ditemukan dalam daging ikan. Dilansir NilaiGizi.com, 100 gram bandeng presto mengandung 1.422 mg kalsium. Bandingkan dengan kalsium pada 100 gram ikan salmon yang hanya 283 mg.

5. Mempercepat penyembuhan luka

Sisik ikan bandeng mengandung kitosan dan kitin. Berdasarkan riset yang diterbitkan di Annals of the Romanian Society for Cell Biology tahun 2021, kitosan bisa mempercepat penyembuhan luka, bersifat antibakteri, dan meningkatkan angiogenesis (pertumbuhan pembuluh darah baru secara alami).

Selain itu, kitosan juga merangsang aktivitas fibroblas, yang berperan penting dalam proses penyembuhan luka. Seperti membentuk struktur kolagen dan menghentikan pembentukan bekuan fibrin. Proses penyembuhan luka akan terganggu jika fibroblas tidak terbentuk.

Nah, itulah manfaat mengonsumsi ikan bandeng bagi kesehatan yang dirangkum untukmu. Sering-sering makan, yuk!

Sumber : IDN Times

GAYA HIDUP, Kesehatan

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • 16 − 11 =