Blog

24 September 2021

Mitos atau Fakta, Bayi Demam Setiap Tumbuh Gigi?

foto : google

Sejak lama, banyak orang tua yang percaya bahwa bayi demam karena sedang atau setiap tumbuh gigi. Namun, benarkah demikian?

Pada beberapa anak yang sedang tumbuh gigi, memang ada yang mengalami badan menjadi panas disertai dengan rewel dan tidak mau makan. Tak ayal, para orang tua pun menuding bahwa gigi yang tumbuh menjadi penyebab utama.

Karena hal itu, dokter spesialis anak Yulia Lukita Dewanti pun angkat bicara. Menurutnya, tumbuh gigi menjadi penyebab bayi demam hanyalah mitos saja.

“Pada saat sedang tumbuh gigi memang biasanya bisa terjadi sedikit peningkatan suhu tubuh, tapi tidak cukup dapat dikatakan sebagai demam. Gejala tumbuh gigi yang paling banyak adalah iritasi gusi, rewel, dan keluar air liur yang banyak,” papar Yulia.

Lebih lanjut, Yulia kemudian mengungkapkan bahwa kondisi anak yang sedang tumbuh gigi dan mengalami demam bersamaan, kebanyakan disebabkan oleh infeksi bakteri.

“Gusi yang nyeri memang akan membuat mereka banyak mengeluarkan air liur. Bersamaan dengan hal itu, anak yang sedang aktif sering memasukkan tangan dan benda ke dalam mulut untuk mencari kenyamanan akibat gusi yang bengkak,” kata Yulia.

Dia menambahkan, “Aktivitas inilah yang kemudian sangat memungkinkan menjadi jalan masuk bakteri ke dalam mulut. Di tambah kondisi anak yang menjadi rewel, membuat metabolisme naik dan suhu tubuh pun akan ikut melonjak.”

Penyebab demam ini juga dapat diperparah karena kondisi anak yang mogok minum susu sehingga membuatnya dehidrasi.

“Akhirnya, suhu tubuh akan semakin meningkat saat bayi tumbuh gigi,” ujar Yulia.

Tanda-tanda bayi tumbuh gigi

Tumbuh gigi anak pertama kali biasanya dimulai pada usia 6-11 bulan dengan tanda berikut ini:

– Bayi mulai susah makan
– Mengeluarkan banyak air liur
– Intensitas menangis semakin sering
– Gusi bengkak
– Teething, saat bayi suka menggigit barang atau memasukkan tangan ke mulutnya karena gusinya ‘gatal’ atau nyeri.

Tanda-tanda anak demam

Saat anak sakit demam atau tidak, ada beberapa tanda atau gejala berikut ini:

1. Kenaikan suhu

Seorang anak didiagnosis demam apabila suhu tubuhnya mencapai:

– Suhu tubuh anak lebih dari 37,2 derajat Celsius bila diukur dari ketiak.
– Suhu tubuh anak melebihi 37,8 derajat Celsius bila diukur dari mulut.
– Suhu tubuh anak di atas 38 derajat Celsius bila diukur dari dubur.

2. Demam

Selain itu, anak demam yang bisa disertai dengan rewel, lemas, tidak mau makan, tidak mau minum, perubahan kebiasaan tidur, hingga badan terasa nyeri.

3. Batuk

Demam juga dapat menyertai infeksi lain seperti batuk pilek, menceret, dan muntah.

Sumber : CNN Indonesia

GAYA HIDUP, Ibu dan Anak

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • eleven − 6 =