Blog

9 November 2020

Polisi Banyuwangi Gandeng Pemuda Lintas Agama Kampanyekan Protokol Kesehatan

foto : news.detik.com/ArdianFanani

Berbagai upaya dilakukan polisi Banyuwangi mengkampanyekan protokol kesehatan 3M, yakni mencuci tangan, menjaga jarak dan menggunakan masker. Polresta Banyuwangi menggandeng Forum Pemuda Lintas Agama (FPLA) untuk penerapan prokotol kesehatan itu.

Komitmen untuk kampanye protokol kesehatan ini terungkap dalam pertemuan antara Kapolresta Banyuwangi Kombes Arman Asmara Syarifuddin bersama sejumlah anggota FPLA di mapolres, Sabtu (7/11/2020). Dalam kegiatan itu turut hadir Ketua MUI Banyuwangi, KH M. Yamin.

Menurut Kapolresta Banyuwangi dengan melibatkan tokoh pemuda dari lintas agama, masyarakat bisa lebih taat dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Ini hal yang baik, tokoh pemuda lintas agama ini bisa bersama-sama membantu penanganan dan pencegahan penyebaran COVID-19 melalui kampanye 3M,” jelas Arman ditemui usai berdialog dengan FPLA Banyuwangi.

Dengan menggandeng tokoh pemuda dari lintas agama ini kampanye kampanye protokol kesehatan akan lebih efektif. Karena keterlibatan tokoh ini akan lebih didengar oleh umatnya masing-masing.

“Para tokoh pemuda dari lintas agama ini akan membantu memberikan pemahaman pada masyarakat tentang penerapan protokol kesehatan dan wajib masker dalam kehidupan sehari-hari” tegasnya.

Selain itu, kata pria kelahiran Makassar ini, para tokoh pemuda lintas agama ini juga bisa membantu tugas dan program Kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

“Teman-teman pemuda dari lintas agama ini akan membantu memberi pengetahuan hukum kepada masyarakat dan kalangan pemuda itu sendiri,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Bendahara FPLA Banyuwangi Akhmad Sayuti menyatakan FPLA siap membantu program pemerintah dan Kepolisian. Termasuk membantu mengkampanyekan protokol kesehatan COVID-19 kepada masyarakat.

Dia menyebut, pentingnya penerapan protokol kesehatan itu sebenarnya merupakan bagian tuntunan dari setiap agama yang ada di Indonesia. Pentingnya protokol kesehatan yakni memakai masker, jaga jarak dan cuci tangan itu sudah dilaksanakan dalam kegiatan agama.

“Protokol kesehatan itu sudah terlaksana di agama kita. Di enam Agama itu. Kami pemuda lintas agama selalu siap untuk membantu,” tegasnya.

Sumber : news.detik.com

NEWS

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • 10 + 11 =