Blog

22 Desember 2020

Yang harus Dilakukan Orangtua saat Anak Diare

foto : sorapop/freepik

Diare pada anak tentu sangat mengkhawatirkan dan membuat orangtua bingung.

Biasanya, diare yang terjadi pada anak tergolong akut dan bisa berlangsung dalam hitungan minggu.

Diare pada anak seringkali dipicu oleh infeksi, alergi makanan, intoleransi laktosa, atau terllau banyak mengonsumsi makanan mengandung gula dan pemanis buatan.

Di sisi lain, diare pada anak juga bisa terjadi karena peradangan pada tubuh, kondisi genetik, gangguan pencernaan, atau penyakit autoimun.

Apa yang harus dilakukan orangtua?

Biasanya, tidak ada pengobatan khusus untuk mengatasi diare pada anak. Namun, orangtua bisa melakukan beberapa hal untuk membantu mempercepat pemulihan dengan cara berikut:

1. Periksa makanan anak

Catatlah makanan apa saja yang dikonsumsi anak waktu diare. cara ini akan membantu dokter menghilangkan penyebab diare seperto intoleransi makanan atau alergi.

2. Pastikan tidak ada darah pada tinja

Pastikan tidak ada darah pada tinja anak. Terkadang, darah pada tinja bisa berukuran mikroskopis sehingga dokter seringkali meminta smapel tinja untuk melakukan pengujian.

Selain itu, konsultasikan dengan dokter Anda jika anak Anda mengalami diare yang disertai dengan pperubahan berat badan, muntah, demam, dan sakit perut.

3. Hindari memberikan jus buah

Hindari memberikan jus buah atau cairan lain yang mengandung fruktosa dan sorbitol. seperti minuman berenergi atau soda.

Pasalnya, mengonsumsi makananatau minuman dengan pemanis buatan terlalu banyak juga bisa memicu diare.

4. Tingkatkan asupan serat

Mengonsumsi banyak serat bisa membantu mengatasi diare. Cobalah untuk memberikan seral atau roti gandum utuh, kacang-kacangan, serta buah dan sayuran segar pada anak.

Menambahkan lemak sehat ke dalam makanan anak juga membantu mempercepat pemulihan diare.

5. Berikan makanan probiotik

Probiotik merupakan bakteri baik yang membantu meningkatkan fungsi pencernaan.

Makanan mengandung probiotik juga membantu mengatasi diare. Namun, konsultasikan dengan dokter sebelum memberikannya untuk anak di bawah usia 3 tahun.

Selain itu, jangan memberikan obat apapun kepada anak di bawah usia tiga tahun tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Sumber : kompas.com

GAYA HIDUP, Ibu dan Anak

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • 2 × one =